Topik trending
#
Bonk Eco continues to show strength amid $USELESS rally
#
Pump.fun to raise $1B token sale, traders speculating on airdrop
#
Boop.Fun leading the way with a new launchpad on Solana.

Shining Science
🫀BREAKING: Serangan jantung sebenarnya mungkin disebabkan oleh infeksi bakteri.
Sebuah studi inovatif dari Universitas Tampere dan Universitas Oxford membentuk kembali pemahaman kita tentang apa yang menyebabkan serangan jantung.
Lama disalahkan terutama pada kolesterol dan faktor gaya hidup, penelitian baru sekarang menunjukkan penyebab tersembunyi: infeksi bakteri.
Para ilmuwan menemukan bahwa di dalam plak lemak arteri koroner, biofilm bakteri – komunitas bakteri seperti gel – dapat tertidur dan tidak terdeteksi selama bertahun-tahun. Penyerbu mikroba ini, terutama strain seperti streptokokus viridan yang biasa ditemukan di mulut, menghindari deteksi kekebalan dan antibiotik tradisional dengan menanamkan diri jauh di dalam jaringan plak.
Bahaya muncul ketika tubuh terkena infeksi virus, yang meningkatkan aktivitas kekebalan tubuh dan mengganggu biofilm. Gangguan itu dapat mengaktifkan kembali bakteri, memicu lonjakan peradangan yang tiba-tiba. Pada gilirannya, ini dapat melemahkan plak arteri, menyebabkannya pecah dan membentuk gumpalan — yang menyebabkan serangan jantung. Para peneliti dapat memetakan biofilm ini dalam jaringan dari pasien yang meninggal karena henti jantung dan menemukan bahwa antibodi dapat membuka struktur penuhnya. Penemuan ini dapat membuka jalan bagi diagnostik baru atau bahkan vaksin untuk mencegah serangan jantung yang dipicu infeksi, menandakan perubahan besar dalam pengobatan kardiovaskular.
Sumber: Viridans Biofilm streptokokus menghindari deteksi kekebalan dan berkontribusi pada peradangan dan pecahnya plak aterosklerotik. Jurnal Asosiasi Jantung Amerika, 2025.

2
Anak-anak yang mempertahankan hubungan yang kuat dengan kakek-nenek mereka sering menunjukkan kesehatan emosional dan ketahanan yang lebih baik.
Penelitian yang disorot oleh Harvard's Center on the Developing Child menunjukkan bahwa hubungan yang mendukung dan stabil bertindak sebagai penyangga yang kuat terhadap stres di masa kanak-kanak. Koneksi pengasuhan ini membantu mengatur sistem saraf dan meningkatkan perkembangan emosional yang lebih sehat.
Kakek-nenek sering memberikan kehadiran yang stabil dan penuh perhatian semacam ini. Akibatnya, anak-anak yang melihatnya secara teratur cenderung menunjukkan depresi yang lebih rendah, respons stres yang lebih tenang, dan empati yang lebih besar.

124
🧠 Pikiran sebagai penerima, bukan pencipta.
Psikolog mengeksplorasi gagasan menarik yang menantang bagaimana kita memahami pikiran manusia. Pikiran mungkin bukan sesuatu yang kita hasilkan secara aktif. Sebaliknya, mereka mungkin muncul, tiba, atau muncul dari proses bawah sadar yang lebih dalam di luar kendali sadar. Alih-alih ditulis momen demi saat, pikiran muncul secara otomatis, seringkali tanpa peringatan atau niat.
Studi pencitraan otak menunjukkan bahwa aktivitas saraf yang terkait dengan pikiran dimulai milidetik sebelum seseorang menyadarinya. Ini menunjukkan kesadaran datang setelah pikiran sudah terbentuk, bukan sebelumnya. Penelitian meditasi juga mendukung hal ini, menunjukkan bagaimana pikiran muncul secara spontan ketika pikiran tenang, kemudian memudar ketika perhatian bergeser.
Perspektif ini mengubah cara kita berhubungan dengan kecemasan, kreativitas, dan penilaian diri. Jika pikiran diterima daripada dipilih, maka mengamatinya tanpa keterikatan menjadi lebih mudah. Kejernihan mental mungkin datang bukan dari mengendalikan pikiran, tetapi dari mendengarkannya dengan kesadaran.
Pikiran mungkin kurang seperti penulis dan lebih seperti radio, menyetel sinyal yang sudah bergerak.

253
Teratas
Peringkat
Favorit
